Setelah melalui berbagai pemeriksaan, mulai dari tiket, Visa dan
barang-barang di imigrasi, aku tiba di ruang tunggu bandara. Inilah perjalanan
pertamaku ke luar negeri. Jakarta-Kuala Lumpur-Oman-Cairo. Deg-degan, capek,
sedih dan gembira berbaur menjadi satu. Tak ada teman maupun kenalan, ditambah
pemeriksaan yang begitu ketat semakin membuat dada sesak dan jantung berdenyut
kencang.
****
Pukul 04.00 dini hari waktu Jakarta, panggilan naik ke pesawat
terdengar dari speaker yang bergelantungan di setiap sudut ruang tunggu gate 4
Bandar udara Soekarno Hatta. Serentak para penumpang berdiri dan langsung
mengambil antrian memasuki skygate. Aku berdiri mengambil posisi antrian,
setelah memperlihatkan boarding pass ke petugas. Kuayungkan kaki di atas
skygate. “Bismillahi majreeha wa mursaaha” kaki kanan menaiki pesawat
disusul kaki kiri. Aku mendapatkan seat 10 A tempat duduk dekat jendala.
“Alhamdulillah bisa melihat pemandangan di atas awan.” gumamku
Dua jam di atas pesawat, suasana hening, hanya deru pesawat menghiasi
telinga. Pesawat berada di ketinggin 3000 meter di atas permukaan laut. Sejauh
mata memandang, hanya gumpalang-gumpalang awan dengan langitnya yang tak
bertepi memanjakan mata. Kumenoleh ke bawah, tanpak laut biru terbentang luas,
sesekali melihat benda yang sangat kecil seperti semut bergerak, itu perahu
nelayan. Semua kecil dari atas.
Subhanallah … Maha besar engkau ya Allah. Orang mana lagi yang
menafikan engkau tidak ada, engkau adalah wujud. Dengan langit yang tak
bertiang dan air laut tak kunjung habis apakah itu belum cukup membuktikan ada
Dzat Maha Besar yang mengatur semuanya. Dengan berbagai macam flora dan fauna
di dasar laut, apakah belum cukup membuktikan bahwa ada Dzat Maha pencipta yang
menciptkan semua itu. Dengan berbagai macam makhluk di dunia ini, semua mampu
bertahan hidup, apakah belum cukup membuktikan ada Dzat Maha Pemberi Rezeki
yang mengatur rezeki setiap makhluk? semua itu bukan suatu kebetulan tapi semua
nyata ada Dzat yang maha Besar mengatur semua. Dialah Allah tuhan pencipta,
pemberi dan pengatur Alam beserta isinya.
***
Bersambung ...
#OneDayOnePost






naik burung besi, aku belum.pernah
BalasHapusnaik burung besi, aku belum.pernah
BalasHapusPemandangan di atas awan... MasyaAllah, luar biasa. Apalagi saat senja tiba... indah nian... warnanya itu loh
BalasHapus