Bulir-bulir bening dari sudut mata kadang tak terelakkan lagi.
Jatuh, tumpah membuat sebuah anakan sungai di pipi. Hati Gelisah, gunda, resah
atau pun nama lain sebagai ungkapan hati yang lagi rumit, tak stabil. Ada
apakah gerangan? Mengapa hati sakit? Tak ada asap jika api tak berwarnah merah.
Tak mungkin hati resah jika tak ada sebab di balik itu.
Setiap orang memilik kehidupan pribadi, punya jalan takdir sendiri
yang telah ditetapkan Tuhan. Perjalanan meniti takdir inilah manusia akan
mengalami jatuh, susah, kegalauan atau pun masalah lainnya. Bisa jadi tersebab
perdebatan dengan pasangan, renggan dengan sahabat, bahkan saudara, kuliah yang
tak lulus-lulus atau penantian pasangan hidup yang tak kunjung tiba. Singkat kata,
semua manusia memiliki masalahnya sendiri.
Namun ketahuilah duhai sahabatku?
Semua masalah yang mengakibatkan hati gelisah pasti akan berakhir, pergi
perlahan meninggalkan pahala atau dosa. Dengan hujan dedaunan hijau tumbuh,
memekarkan bunga berwarna warni, menghidupkan bumi setelah mati. Sebaliknya, dapat
menorehkan kepedihan, menyisakan luka, mamatikan bumi jika banjir yang melanda.
Ibarat hujan bisa mendatangkan berkah dan petaka. Seperti halnya
Masalah yang menyelimuti hati, dapat mendatangkan limpahan pahala, atau pun
dosa dan kemurkahan dari Tuhan. Jadi, jalan apakah yang sahabat pilih?
Berpahala kah atau berdosa? Bersabar kah atau putus asa? Mari bijak untuk
memilih.
Bersabarlah wahai sahabatku! Hari kemenangan itu pasti datang, Hujan
pasti berhenti, banjir pasti surut, badai suatu saat pasti berlalu. Bersabarlah
sedikit lagi, Nabi Yusuf yang berselisih dengan saudaranya kembali berkasih
sayang ketika waktu yang telah ditetapkan oleh Tuhan tiba.
Bersabarlah dalam penantian! Nabi Zakaria yang rentah tak pernah henti-hentinya
berharap dalam penantian kedatangan seorang anak, meskipun tubuh telah termakan
usia, namun jika Tuhan telah berkehendak tak ada yang tak mungkin, Dia akhirnya
mengijabah do’anya. Begitu pun Islam yang bisa kita nikmati saat ini hasil dari
kesabaran.
Bersabarlah sedikit lagi! Jika sahabat masih bertanya, Kapan? Mari
simak pernyataan Tuhan
ألا إن نصر الله قريب
“Ketahuilah
pertolongan Allah amat sangat dekat”.
Pertolongannya hanya sebatas antara kita dengan shalat.
فاستعينوا بالصبر والصلاة
Tetap semangat menunggu waktu itu, hari itu duhai sahabat,
bersabarlah sedikit lagi karena waktu itu pasti akan datang. Kemenangan itu
pasti menghampiri, melukiskan senyum merona di pipi, menghapus kenangan pahit,
merubah suasana hati yang gelisah menjadi damai dan menyenangkan. Percayalah!!!
Jum’at Berkah. Cairo 21 Okt 2016






BalasHapusMasyaAllah. Hehe
InsyaAllah bersabar, ko. Hii
Aroma-aromanya macam ada sesuatu, nih... Ahihi
Aramo apa ni?? Aroma kegalauan... ?? He..
HapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
HapusAhaha
Hapus