slide 1

Selamat Datang

Inilah duniku, dunia yang penuh dengan warna, aku tuliskan warna-warni itu di lembaran keabadian, untuk keabadian.

Anak Tangga

Untuk sampai ke puncak terlebih dahulu harus melewati beberapa tangga-tangga batu, begitu juga dengan impian, untuk sampai kepadanya, harus terlebih dahulu melewati tangga-tangga kesukaran.

Harapan

Selama harapan masih ada, kehidupan akan tetap ada

Beda Tipis

Bahagia atau sedih, susah atau nyaman, cacian atau pujian bedanya tipis, hanya pada sudut pandang kehidupan

Musafir

profesi kita hakikatnya adalah musafir, Safar menuju rumah abadi kita di surga

MENYIKAPI PERPISAHAN

Tuhan menciptakan segala sesuatu dengan pasanganya. Susah dipasangkan dengan senang, hidup dengan mati, dan begitu pula pertemuan pasti pada akhirnya akan menemui jodohnya, perpisahan.
Berbicara tentang perpisahan, sangat identik dengan kesedihan dan air mata. Namun, Perasaan yang muncul akibat perpisahan merupakan fitrah manusia. Bahkan, hewan sekalipun akan merasa kehilangan jika berpisah dari salah satu anggota keluarganya. Ya, adanya kesedihan ketika perpisahan adalah fitrah bagi seluruh makhluk.

WAKTU

Ibarat air yang terus mengalir, WAKTU pun begitu. Ia akan terus bergerak, mengalir mengganti detik menjadi menit, lalu mengubahnya menjadi jam. Hari berganti, minggu datang, minggu berlalu bulan tiba. Begitulah seterusnya hingga pergantian tahun kembali menyapa.

Jarak Masalah dengan Solusi

Bulir-bulir bening dari sudut mata kadang tak terelakkan lagi. Jatuh, tumpah membuat sebuah anakan sungai di pipi. Hati Gelisah, gunda, resah atau pun nama lain sebagai ungkapan hati yang lagi rumit, tak stabil. Ada apakah gerangan? Mengapa hati sakit? Tak ada asap jika api tak berwarnah merah. Tak mungkin hati resah jika tak ada sebab di balik itu.

SUJUDKU DI PAGI BUTA

“Bro, buka WA…!”

Sebuah pesan singkat sontak membankitkan adrenalin rasa penasaranku. Pagi-pagi buta sebelum azan dikumandangkan dari mushalla dekat rumah. sebuah pesan singkat dari teman di Cairo mengisi layar smartphoneku. Teman seperjuangan dalam meniti lembar pendidikan Master di sala satu universitas di sana. Memang, sudah sebulan lebih Aku berada di tanah air menikmati liburan musim panas.

I'M BACK

Bismillah…
Halo semua… Ih gaya, say halo sama siapa? Paling tak ada juga yang baca. Lah, biarin! Urusan Gue dong mau nulis apa, walaupun tak ada yang melototin, yang penting happy… he… oke, hari ini Gue mencoba untuk merangkai kembali sederet kata mencipta kalimat membentuk paragraf demi mengisi blog yang sudah lama tertinggal dan terabaikan. Ya, semenjak Gue mudik, dia terabaikan seperti anak tiri tanpa kasih sayang dari pengganti ibunya. (ah, ini lebay)

Kegalauan yang Lain

Aku dan Farhan di ruang tunggu stasiun kereta bawah tanah. Menunggu bongkahan besi berlari yang akan membawa kami ke rumah usai perkuliahan sore ini. Sekilas ada yang beda dari rauk muka Farhan. Aku bisa menebak, pasti ada yang mengusik hati dan fikirannya, tak biasanya ada mendung bertengker di wajahnya. Apalagi kalau bukan masalah cinta. Usia remaja memang sangat rentan dengan galau jenis ini. Tebak batinku.

Keunikan Masyarakat Mesir

Mesir merupakan salah satu Negara di Afrika. Sebelum bangsa Mesir didatangi Arab dan Agama islam, mereka dahulu tidak memilki Agama atau disebut paganisme. Menurut literatur yang saya baca, tahun 394 M, Kristen diakui sebagai Agama resmi Negara menggantikan paganisme. Dan pada tahun 641 M cahaya Islam datang dibawah komando Amru bis ‘Ash kala itu.