Puluhan tahun silam diriku dilahirkan melihat dunia dari Rahim
seorang ibu di sebuah desa kecil jauh dari peradaban. Ya, Tepatnya 8.760 hari
lalu, tangisanku hadir memecah keheningan subuh, perlahan menyusupkan rasa haru
dan gembira kepada keluarga besarku yang sedari dulu setia menantikan kedatanganku.
Tepatnya hari ini umurku berada diangka 25. 24 tahun telah berlalu menyisahkan
kenangan-kenangan pahit dan indah.
Hari ini aku gembira, namun disisi lain sedih datang bukan
tanpa sebab. 24 tahun bukan waktu sebentar dan berlalu sia-sia. Namun aku
sadar, semua detiknya akan dipertanggung jawabkan nantinya di hadapan-Nya. Nabi
berkata,
“(Pada hari kebangkitan) kedua kaki hamba tidak akan bergeser
hingga ditanya tentang, umurnya pada apa dia habiskan, ilmunya pada apa uang ia
amalkan, hartanya darimana ia peroleh dan dibelanjakan, dan tubuhnya pada apa
ia hancurkan.” (HR. At-Turmuzi)
Hakikatnya, ulang tahun menandakan umur telah berkurang dari
yang telah dijatahkan Allah kepada hambanya. Aku tidak tahu jatah umurku, mungkin
Cuma 25, 26 atau lebih. Tak ada yang tahu selain Dia yang Maha Tahu. Jika
berkaca dengan perkataan, “Umur umatku antara 60-70….” Seolah-olah Nabi
mengatakan kepadaku, “Kurang lebih 40 tahun lagi hidupMu akan berakhir. Apakah diriku
sedih? Biarlah waktu yang menjawabnya.
Namun,
Diumur yang tersisa ini, aku berharap bisa lebih bermamfaat
lagi kepada orangtua dan sesama. Akhir kata, dengan penuh harap, aku meminta keikhlasan
kepada semua yang pernah tersakiti olehku, baik disengaja maupun tidak, agar
membuka hati dan tangan maafnya kepada diriku yang manusia biasa. Begitu pun sebaliknya,
aku telah memaafkan segala kesalahan siapa-pun yang telah mengenalku. Aku ingin
menjalani umur yang 25 ini di lembaran putih baru. Menjalani pengembaraan hidup
mengajar segala cita.
“Cukuplah kematian sebagai nasehat.” Sebuah kata-kata yang selalu teringat
ketika hari lahirku datang.
#OneDayOnePost
#Minggu ketiga 15 Maret 2016
#Minggu ketiga 15 Maret 2016






Semoga sisa umurnya berkah ya akhi Rahim... Semoga tercapai semua cita, bahagia di dunia dan akhirat, aamiin...
BalasHapushttp://www.tetydisini.blogspot.com
Barakallahu fi umurik.
BalasHapusMt milad mas Rahim..
BalasHapusBarakallahu fi Umrik...
Sanah helwah mas rahim.. barakallahu fi umrik..^_^
BalasHapusSemoga sisa umur yang ada bisa barokah sampai akhir.
BalasHapusaamien makasih do'anya semua...
BalasHapus