“Lupakah kau perlakuanmu padaku?”
Setelah ucapan itu keluar menusuk ulu hati, perempuan itu
hanya terdiam mematung dengan muka menunduk. Rupanya pertanyaan itu
benar-benar telak di ulu hatinya. Perlahan buliran bening menetes setetes demi
setetes membahasi tanah. Entah apa yang sekarang dalam benaknya. Mungkinkah ia
teringat perlakuannya terhadap seseorang yang ada di depannya 3 tahun silam? seseorang
yang pernah memohon dengan mengiba bahkan sampai mengemis-ngemis agar harapan
untuk mempersuntingnya diterima.
“Kamu tahu Mila, setelah penolakan di hari itu. Membuat
duniaku gelap tanpa cahaya. Bahkan orang telah menganggapku gila. Dua bulan aku
berbaring sakit dengan satu nama yang terlantungkan bibir, Mila … Mila … Setiap hari aku hanya berharap dua hal.
Berharap engkau mengubah keputusanmu untuk menerimaku, atau kalau tidak, aku
hanya berharap kematian datang kepadaku. Tiadalah lagi arti hidup jika tidak
bersamu.”
“Tapi … “ perempuan itu berusaha membela diri
“Tak ada tapi-tapian.” ia memotong.
“Meskipun jika aku jujur, sebenarnya diriku masih punya rasa
denganmu. Namun, sakit yang kau torehkan lebih sakit daripada perasaan cinta
itu sendiri. Jadi kumohon jangan ganggu kehidupanku lagi. Aku senang dengan
duniaku sekarang.”
“Dengar dulu penjelasanku!” perempuan itu mulai mendesak
supaya alasannya didengarkan.
“Baiklah, silakan sampaikan alasanmu. Tapi asal kau tahu,
alasanmu tak akan mengubah pendirianku. Tekatku telah bulat”
“Kau tahu kenapa aku tidak bisa menerimamu?” perempuan itu
mulai bicara.
“Apakah kamu tidak pernah bercermin, kamu ini perempuan
seperti aku, aku masih normal kalee!”
#Edisi Stress
#OneDayOnePost
#25 April 2016






Walah, LGBT to? Tiwas serius lo bacanya, sukses mas, bisa memgecoh pembaca
BalasHapusMaaf mba klu terkecoh... He..
HapusWalah, LGBT to? Tiwas serius lo bacanya, sukses mas, bisa memgecoh pembaca
BalasHapusWohlayo.... Kena deh gue, wkwkwk
BalasHapusMaaf ya mba.. He..
HapusLesbian hehe
BalasHapusYo walah... udah serius bacanya padahal...😅😅😅
BalasHapusYo walah... udah serius bacanya padahal...😅😅😅
BalasHapusPadahal LGBt ya.. Mba..
HapusHa..
Jiaaaahhh...hahahaha...bisa aja.
BalasHapuswah menjebak...ceritanya..
BalasHapusWah wahh, kirain apa, ternyata.... ah sudahlah, hahaha
BalasHapusWalaaahhh 😂😂😂😂
BalasHapusYa Amsionggg .... gue jg cowok keles 😗
BalasHapusUpsy, ikut2an LGBT
Ha.. Ha ...
HapusCwok sejati kan bang? He..
Ha.. Ha ...
HapusCwok sejati kan bang? He..