“Bro, buka WA…!”
Sebuah pesan singkat sontak
membankitkan adrenalin rasa penasaranku. Pagi-pagi buta sebelum azan
dikumandangkan dari mushalla dekat rumah. sebuah pesan singkat dari teman di
Cairo mengisi layar smartphoneku. Teman seperjuangan dalam meniti lembar
pendidikan Master di sala satu universitas di sana. Memang, sudah sebulan lebih
Aku berada di tanah air menikmati liburan musim panas.
Sepertinya ada sesuatu yang ingin disampaikan?
Sesuatu apakah itu? Tak butuh waktu lama. Jempolku memperlihatkan kelihaiannya
menari di atas layar touchcreen berukuruan 5 CM di tangan.
“Zakaria Darlin Cairo” sebuah pesan WA
masuk. Aku buka,
Diriku terdiam tanpa kata, masih
memelototi huruf per huruf, kata per kata berusaha mencerna kabar yang baru saja tiba. Jantung
tiba-tiba berdetak lebih banyak dari biasanya. Rasa ngantuk seketika sirna tak
tersisa. Sepersekian detik berikutnya, senyum mengembang mengisi wajah
mengganti wajah kantukku. Aku bangkit dan seketika bersujud.
“Nilai sudah keluar, Bro
Mabruk, Nt lulus,
langsung Ngajuin proposal Tesis
secepatnya, Ya!!!”
“Alhamdulillah… Tinggal selangkah
lagi.” gumamku dalam sujud.
Perjuangan akhirnya sedikit menuai
hasil. Dua tahun di negeri orang, pergi pulang kampus melintasi berbagai
lapisan atmosper Negeri Fir’aun. Musim panas dan dingin tak menjadi halangan. Desak-desakan
dengan body besar dalam metro bawah tanah, bahkan tak jarang adu mulut dengan
pribumi tak terelakkan. Sungguh pengalaman yang indah ‘tuk dikenang. Sebuah kata
untuk melukiskan semua ini “Kerja keras takkan mengkhinati hasil.”
Tetap semangat.
2 AGUST 2016






Selamat Mas Rahim
BalasHapussemoga lulus dengan memuaskan
apa kabar?
makasih mba Wid,,
Hapusalhmdulillah baik
MasyaAllah. Alhamdulillah, semoga berhasil, kak... :)
BalasHapusBarakallah Mas....
BalasHapus